Gaya Hidup Masa Depan: Yayasan Jalur Positif Hadirkan Workshop AI dan Kopi di Mall The Aloon-Aloon Magelang
![]() |
| Tim Jalur Positif sedang rapat pemantapan acara |
MAGELANG – Denyut nadi kreativitas di jantung Kota Magelang kini memiliki rumah baru yang megah. The Aloon-Aloon, mall modern terbaru yang menjadi ikon kemajuan urban di wilayah Kedu, bersiap menjadi tuan rumah perhelatan akbar bertajuk Magelang Festive Week (MFW). Acara yang dirancang untuk menggabungkan kemewahan pusat perbelanjaan dengan semangat pemberdayaan komunitas ini akan berlangsung secara maraton mulai 28 November 2025 hingga 4 Desember 2026.
Di tengah gemerlap tenant dan fasilitas modern Mall The Aloon-Aloon, Yayasan Jalur Positif hadir membawa warna berbeda. Bukan sekadar membuka stan pameran biasa, yayasan ini mengambil peran strategis sebagai motor penggerak edukasi bagi Generasi Z melalui serangkaian workshop inovatif yang akan memuncak pada akhir masa festival.
The Aloon-Aloon: Panggung Modern bagi Kreativitas Lokal
Pemilihan The Aloon-Aloon sebagai lokasi Magelang Festive Week menandai pergeseran gaya hidup masyarakat Magelang. Mall yang terletak tepat di pusat kota ini menawarkan kenyamanan fasilitas pendingin udara, desain interior futuristik, dan aksesibilitas yang tinggi. Hal ini menciptakan suasana pameran yang lebih eksklusif dan nyaman, baik bagi pengunjung maupun peserta pameran seperti Yayasan Jalur Positif.
Kehadiran MFW di mall ini diprediksi akan menarik pengunjung The Aloon - Aloon, mulai dari keluarga yang berbelanja hingga komunitas anak muda yang menjadikan mall sebagai tempat berkumpul (hangout). Momentum inilah yang dimanfaatkan oleh Yayasan Jalur Positif untuk menyebarkan pengaruh positif kepada para pemuda yang sedang menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan tersebut.
Visi Yayasan Jalur Positif: "Mall sebagai Ruang Belajar"
Yayasan Jalur Positif memiliki filosofi bahwa edukasi tidak harus selalu dilakukan di ruang kelas yang kaku. Dengan membuka stan di Mall The Aloon-Aloon, mereka ingin mendekatkan akses ilmu pengetahuan kepada anak muda di tempat yang mereka sukai.
"Kami hadir di The Aloon-Aloon untuk membuktikan bahwa mall bisa menjadi tempat yang produktif. Sambil nongkrong, Gen-Z bisa pulang membawa skill baru yang bisa menghasilkan uang," ujar Pandu Wedha Kusuma dari Yayasan Jalur Positif. Fokus utama mereka adalah memastikan bahwa energi besar generasi muda Magelang tersalurkan ke jalur yang konstruktif dan adaptif terhadap teknologi.
Agenda Puncak 3 Desember 2026: Sinergi AI dan Tradisi
Meskipun stan Yayasan Jalur Positif dapat dikunjungi sepanjang periode festival, sorotan utama akan jatuh pada tanggal 3 Desember 2026. Pada hari tersebut, sebuah gelaran edukasi intensif akan diadakan di function hall Mall The Aloon-Aloon.
1. Workshop Digital Marketing dengan Pendekatan AI
Di era digital 2026, konten bukan lagi sekadar raja, melainkan mata uang. Yayasan Jalur Positif melihat bahwa banyak Gen-Z memiliki kreativitas tinggi namun seringkali terkendala oleh proses produksi yang memakan waktu.
Dalam workshop ini, peserta akan diajarkan bagaimana "berpartner" dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk:
Pembuatan Aset Konten: Menggunakan alat AI untuk menghasilkan desain grafis dan video berkualitas tinggi dalam hitungan menit.
Strategi Algoritma: Memanfaatkan data AI untuk memprediksi tren konten yang akan viral di media sosial.
Optimalisasi Bisnis: Membantu UMKM lokal yang ada di pameran MFW agar naik kelas melalui promosi digital yang otomatis dan tertarget.
2. Workshop Meracik Kopi Ala Rumahan (Home Brewing)
Masih di tanggal yang sama, sisi lain dari gaya hidup anak muda akan diangkat: kopi. Di tengah maraknya kafe-kafe fancy di Magelang, Yayasan Jalur Positif ingin memberikan keterampilan praktis meracik kopi berkualitas dengan alat sederhana ala rumahan.
Workshop ini bertujuan memberikan kemandirian bagi anak muda. "Kopi bukan cuma soal rasa, tapi soal presisi dan peluang usaha. Kami ingin mereka bisa menikmati kopi sekelas kafe, tapi dari hasil seduhan tangan mereka sendiri di rumah, atau bahkan menjadi modal untuk membuka micro-coffee shop," jelas Patra Agung Wirayuda dari Jalur Positif.
Menyasar Gen-Z: Investasi Jangka Panjang
Target utama dari kegiatan di The Aloon-Aloon ini adalah para remaja dan dewasa muda (Gen-Z) di Magelang dan sekitarnya (seperti Borobudur, Muntilan, hingga Temanggung). Gen-Z dipilih karena mereka adalah penduduk asli digital (digital natives) yang paling terdampak oleh perubahan teknologi, namun juga yang paling cepat beradaptasi.
Melalui pendekatan yang santai namun berisi di lingkungan mall yang prestisius, Yayasan Jalur Positif berharap dapat mengurangi angka pengangguran muda dan mengarahkan mereka pada kegiatan-kegiatan yang jauh dari pengaruh negatif. Ini adalah upaya nyata untuk menciptakan ekosistem "Jalur Positif" di mana kreativitas, teknologi, dan kewirausahaan bertemu.
Antusiasme Menjelang Akhir Perhelatan
Pengunjung Mall The Aloon-Aloon tidak hanya akan disuguhi oleh deretan toko pakaian atau makanan, tetapi juga oleh edukasi berkelanjutan yang dibawa oleh Yayasan Jalur Positif. Irwanadi Churrochman, Ketua Umum Yayasan Jalur Positif menyampaikan komitmennya untuk mendampingi Gen-Z agar mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal dalam koridor moral yang positif.
Bagi para orang tua, kehadiran workshop ini menjadi nilai tambah saat membawa anak-anak mereka ke mall. Sementara bagi para pemuda, ini adalah kesempatan langka untuk mendapatkan ilmu dan wawasan secara cuma-cuma atau dengan biaya yang sangat terjangkau di tengah suasana festival yang meriah.
